PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN PHET SIMULATION PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMA ISLAM SUNAN GUNUNG JATI
Oleh : Enjang Mei Nandari, M.Pd
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN
KATEGORI 1 ANGKATAN 3
PENDIDIKAN FISIKA
UNIVERSITAS PGRI MADIUN
2023
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan PhET Simulation pada Materi Pemanasan Global untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X di SMA Islam Sunan Gunung Jati
Pendahuluan
Berbagai fenomena dan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari berkaitan erat dengan konsep-konsep fisika, namun mata pelajaran Fisika masih dianggap sulit bagi peserta didik. Kenyataanya, masih banyak peserta didik yang merasa kesulitan dalam belajar Fisika. Dalam proses pembelajaran Fisika peserta didik juga cenderung pasif sehingga menjadikan pembelajaran Fisika kurang bermakna. Pembelajaran fisika hanya didominasi dengan penyelesaian soal-soal dan jarang dikaitkan dengan masalah-masalah kontesktual dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pembelajaran Fisika adalah penggunaan model dan strategi pembelajaran yang kurang tepat. Penggunaan metode pembelajaran yang monoton seperti ceramah membuat peserta didik merasa bosan dan kurang antusias dalam pembelajaran Fisika.
Berdasarkan hasil observasi di SMA Islam Sunan Gunung Jati, diketahui bahwa selama proses pembelajaran Fisika sebagian besar peserta didik masih cenderung pasif. Pada saat dilakukan kegiatan demonstrasi sederhana dan diskusi kelompok sebanyak 60% peserta didik tidak terlibat secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, seperti misalnya bertanya atau menyampaikan pendapat. Berdasarkan nilai Sumatif Tengah Semester Ganjil pada Tahun Ajaran 2023-2024 diketahui bahwa hanya 20% peserta didik yang mencapai nilai batas ketuntasan minimal. Hasil belajar fisika peserta didik yang rendah disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, (1) pembelajaran fisika yang masih bersifat teacher centered, (2) peserta didik belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran, (3) guru jarang menggunakan model pembelajaran inovatif, (4) pemilihan metode pembelajaran yang digunakan kurang tepat, (5) media pembelajaran yang digunakan kurang menarik, (6) peserta didik merasa kesulitan dalam memahami konsep-konsep fisika.
Sesuai hasil dari identifikasi masalah, eksplorasi penyebab masalah hingga penentuan solusi, solusi yang relevan untuk mengatasi rendahnya hasil belajar fisika peserta didik adalah dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media PhET Simulation. Pada kegiatan PPL Siklus I, penulis menerapkan model Discovery Learning. Model pembelajaran ini digunakan sebagai inovasi dari pembelajaran konvensional. Model pembelajaran ini memiliki kelebihan yaitu menumbuhkan dan menanamkan sikap inquiry pada peserta didik, meningkatkan interaksi peserta didik dengan peserta didik dan guru serta perngetahuan bertahan lama karena peserta didik dilibatkan dalam proses penemuan. Berdasarkan analisis hasil belajar pada PPL Siklus I, diketahui peserta didik yang mencapai batas ketuntasan minimum sudah mencapai 78 %. Hasil tersebut menunjukkan sudah terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik namun masih belum maksimal, oleh karena itu pada PPL Siklus II penulis menerapkan kembali model pembelajaran Discovery Learning dengan metode eksperimen berbantuan media PhET Simulation.
Salah satu tujuan tujuan penting dalam pembelajaran fisika adalah tercapainya hasil belajar fisika yang optimal, sehingga praktik ini diharapkan selain bisa mengatasi permsalahan yang penulis alami juga diharapkan bisa menjadi alternatif solusi mengatasi masalah bagi guru lain yang memiliki permasalahan yang sama. Praktik pembelajaran ini penting untuk dibagikan karena penulis ingin berbagi pengalaman bahwa penerapan Discovery Learning dengan metode eksperimen berbantuan PhET Simulation ini membantu peserta didik untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dan melatih kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah fisika. Pembelajaran dengan model Discovery Learning membuat pembelajaran fisika menjadi lebih bermakna bagi peserta didik. Penggunaan media PhET simulation dan metode eksperimen juga meningkatkan antusiasme belajar peserta didik.
PEMBAHASAN
Discovery learning merupakan suatu pembelajaran yang memfokuskan pada penemuan suatu konsep. Penemuan suatu konsep yang harus melalui proses penelitian seperti mengobservasi, menggolongkan, mengukur, membuat dugaan, dan membuat kesimpulan. Dengan melalui proses penemuan peserta didik yang efektif dimana peserta didik diharuskan untuk aktif dan terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar. Peserta didik memperoleh kesempatan memiliki pengalaman belajar dan mencari konsep fisika secara mandiri pada saat melakukan praktikum atau eksperimen. Penggunaan simulasi PhET dapat melatih keterampilan berpikir peserta didik dan dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Simulasi PhET dapat meningkatkan keterampilan peserta didik dalam mengolah informasi yang di dapatkan dari praktikum virtual. Konsep-konsep fisika yang bersifat abstrak lebih mudah dipahami melalui simulasi-simulasi yang ada pada PhET karena peserta didik dapat melihat visualisasi dari konsep tersebut.
Tantangan yang menyebabkan rendahnya hasil belajar peserta didik antara lain, guru belum menerapkan model pembelajaran yang inovatif secara maksimal, peserta didik belum terbiasa dengan model pembelajaran yang inovatif khususnya Discovery Learning yang akan digunakan dalam praktik ini, peserta didik cenderung pasif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dari segi sarana dan prasarana, ketersediaan alat praktikum fisika di sekolah yang masih belum lengkap sehingga guru jarang melaksanakan kegiatan praktikum.
Langkah-langkah untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut pada pelaksanaan PPL Siklus II yaitu, membuat RPP dan LKPD sesuai model pembelajaran Discovery Learning, mempelajari bagaimana aktivitas guru dan peserta didik pada setiap sintak. Selanjutnya guru melaksanakan kegiatan pembelajaran mengikuti sintak dalam model pembelajaran Discovery Learning. Sedangkan untuk mengatasi ketersediaan alat laboratorium yang masih kurang maka dilakukan praktikum sederhana dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada lingkungan sekitar. Selain itu, dalam pembelajaran juga memanfaatkan aplikasi laboratorium virtual PhET untuk membantu peserta didik memahami konsep.
Proses penerapan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan hasil belajar pesrta didik dilakukan dengan langkah sebagai berikut.
- Faase 1 : Stimulation
- Fase 2 : Problem statement
- Fase 3 : Data collection
- Fase 4 : Data processing
- Fase 5 : Verification
- Fase 6 : Generalization
Berdasarkan analisis hasil belajar PPL Siklus II dapat diketahui nilai rata-rata peserta didik adalah 86,5. Peserta didik yang sudah mendapat nilai di atas batas ketuntasan minimal sudah mencapai 88%. Selain itu, setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning, peserta didik lebih aktif dan antusias, pembelajaran menjadi lebih interaktif, sehingga mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta didik.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan, diketahui bahwa ada peningkatan hasil belajar peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dengan metode eksperimen berbantuan media PhET. Selain itu, setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning, peserta didik lebih aktif dan antusias, pembelajaran menjadi lebih interaktif, sehingga mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada peserta didik.
DAFTAR PUSTAKA
Dewi, C., La Tahang, dan Yuris, M., (2020), Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Materi Usaha Dan Energi Pada Peserta Didik Kelas X MIA2 SMA Negeri 3 Sampolawa Semester Genap TA 2018/201, Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika, 5(1). http://dx.doi.org/10.36709/jipfi.v5i1.10482
Latuhaimallo, E., dkk., (2023), Efektifitas Penggunaan Model Discovery Learning Berbantuan Media Pembelajaran Sederhana Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Peserta Didik, Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan, 11(2), 267-275. https://doi.org/10.30598/pedagogikavol11issue2year2023Romlah, S. A., dan Andi, H. J., (2021), Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMA, Jurnal Eduscience, 8(2). https://doi.org/10.36987/jes.v8i2.2226
Website Universitas PGRI Madiun (url : https://unipma.ac.id)
Website Pendidikan Profesi Guru Universitas PGRI Madiun (url : https://ppg.unipma.ac.id)
Website Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Madiun (url : https://fkip.unipma.ac.id)
Website Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas PGRI Madiun (url : https://pmb.unipma.ac.id)
Sistem Informasi Manajemen Universitas PGRI Madiun (url : https://sim.unipma.ac.id)
Laman Akreditasi Universitas PGRI Madiun (url : https://akreditasi.unipma.ac.id)